HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Tak Gentar Diintimidasi, Pengusaha Telur Laporkan Oknum Wartawan atas Pemerasan Rp6 Juta


CARINGIN
| Seorang pengusaha telur berinisial AS (45) secara resmi melaporkan oknum yang mengaku sebagai wartawan ke pihak kepolisian. Laporan ini dilayangkan setelah AS merasa menjadi korban pemerasan dengan modus ancaman pemberitaan negatif yang merugikan usahanya.


​Dugaan pemerasan ini bermula ketika oknum tersebut mendatangi tempat usaha korban dan menuduh adanya kejanggalan dalam distribusi telur. Tanpa dasar yang jelas, pelaku mengancam akan menyebarkan narasi buruk ke publik jika korban tidak menyerahkan uang Sebesar Rp10.000.000.


​"Saya merasa terdesak sempat melakukan negosiasi hingga akhirnya dipaksa menyerahkan uang sebesar Rp6.000.000. Namun, alih-alih masalah selesai, korban justru merasa tindakan tersebut telah melampaui batas dan mencederai martabat pelaku usaha.


Pengusaha telur tersebut memutuskan untuk tidak tinggal diam. Ia membawa bukti-bukti kuat untuk menjerat oknum tersebut.


​"Saya tidak mau praktik premanisme berkedok wartawan ini terus berlanjut. Awalnya saya takut usaha saya rusak, tapi setelah saya pikir, kalau saya bayar terus, ini tidak akan berhenti. Saya punya bukti rekaman dan bukti transfer," Ucap AS

Posting Komentar