Hadirkan Sentuhan Budaya Sunda, Pemkab Bogor Gagas Program 'Dayeuh Pajajaran' untuk Penataan Desa
BOGOR — Pemerintah Kabupaten Bogor terus meluncurkan terobosan baru dalam merata dan mempercantik kawasan perdesaan. Melalui instruksi Bupati Bogor Rudy Susmanto, Pemkab Bogor meluncurkan program "Dayeuh Pajajaran", sebuah gagasan penataan dan pembangunan lingkungan desa yang memadukan penguatan infrastruktur dasar dengan kelestarian kearifan lokal Sunda.
Program inovatif ini didanai melalui skema Bantuan Keuangan (Bankeu) Khusus Akselerasi Pembangunan Perdesaan, yang dirancang untuk mempercepat pemerataan pembangunan hingga ke pelosok kampung.
Mengangkat Identitas Pakuan Pajajaran
Berbeda dari program penataan desa konvensional, Dayeuh Pajajaran mengusung konsep visual bernuansa historis dan kultural. Wajah perdesaan di Kabupaten Bogor akan disulap dengan menyematkan arsitektur serta ornamen khas budaya Sunda Pakuan Pajajaran.
Material bambu dipilih sebagai ikon utama penataan. Penggunaan bambu akan diaplikasikan secara artistik pada pembangunan pagar pemukiman, gapura selamat datang, hingga berbagai elemen dekorasi lingkungan desa. Langkah ini tidak hanya memberikan estetika yang asri dan berkarakter, tetapi juga mengangkat potensi bahan lokal yang ramah lingkungan.
Dorong Ekonomi Lokal dan Pos Wisata Baru
Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa program Dayeuh Pajajaran tidak sekadar mengejar keindahan visual. Lebih dari itu, penataan kawasan ini ditargetkan mampu memantik pertumbuhan ekonomi warga lokal.
Dengan wajah desa yang tertata rapi dan ikonik, lingkungan perdesaan diharapkan berkembang menjadi destinasi wisata lokal baru. Hal ini secara langsung membuka ruang usaha bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) setempat untuk memasarkan produk-produk unggulan mereka.
Lengkap dengan Infrastruktur Penunjang
Selain fokus pada estetika dan budaya, program Dayeuh Pajajaran juga menyentuh aspek vital kebutuhan masyarakat sehari-hari melalui pembangunan infrastruktur penunjang, antara lain:
- Aksesibilitas: Perbaikan dan peningkatan jalan lingkungan.
- Keamanan: Pembangunan pos keamanan lingkungan (poskamling) yang representatif.
- Penerangan: Pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) tenaga surya dengan desain ramah lingkungan berbentuk lampion khas.
- Kebersihan: Penyediaan sarana dan prasarana pengelolaan sampah yang terpadu.
Melalui integrasi antara nilai budaya, pemberdayaan ekonomi, dan fasilitas publik yang memadai, program Dayeuh Pajajaran diharapkan menjadi tolok ukur baru dalam pembangunan desa berbasis kearifan lokal di Jawa Barat.
