DIPERPANJANG TANPA KEPASTIAN, REKANAN DI BANDUNG KELUHKAN DUGAAN KEWAJIBAN PEMBAYARAN OLEH OKNUM ANGGOTA KEPOLISIAN
BANDUNG — Persoalan dugaan wanprestasi atau belum diselesaikannya kewajiban pembayaran material proyek dan administrasi kendaraan menyeret seorang pria yang disebut-sebut sebagai anggota kepolisian yang bertugas di wilayah Bandung. Keluhan tersebut dilayangkan oleh salah satu rekanan yang mengaku mengalami kerugian akibat macetnya penyelesaian kewajiban selama kurang lebih satu tahun terakhir.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, permasalahan bermula dari pengambilan material untuk kebutuhan proyek oleh pihak yang bersangkutan. Namun, hingga saat ini, kewajiban pembayaran material tersebut diduga belum kunjung dilunasi.
Selain persoalan material proyek, permasalahan juga merembet pada urusan kendaraan. Sumber yang sama mengungkapkan adanya kendaraan yang sebelumnya diserahkan oleh seorang pengusaha setempat yang akrab disapa Haji. Kendaraan tersebut belakangan diketahui masih menyisakan persoalan administrasi serta pembiayaan leasing yang belum tuntas penyelesaiannya.
“Sampai sekarang belum ada penyelesaian yang jelas. Sudah beberapa kali dihubungi, tetapi selalu ada alasan dan belum ada kepastian,” ujar sumber yang enggan disebut namanya kepada awak media.
Akibat kondisi ini, pihak yang merasa dirugikan mendesak agar yang bersangkutan menunjukkan itikad baik untuk segera menyelesaikan seluruh kewajiban finansial maupun administratif yang tertunda. Langkah ini diharapkan dapat memberikan kejelasan sekaligus menghindari kerugian yang lebih besar bagi pihak-pihak terkait.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak yang disebut dalam pengaduan tersebut belum memberikan respons, tanggapan, maupun klarifikasi resmi. Redaksi masih membuka ruang konfirmasi dan hak jawab seluas-luasnya bagi pihak terkait demi menjaga akurasi, keberimbangan, serta objektivitas pemberitaan.
