Jalani Operasi Ulang Luka Tembak, Kondisi ABK Korban Perompak Somalia Membaik
BOGOR | FOKUSUPDATE.COM — Kondisi Anak Buah Kapal (ABK) MT Permata 1 asal Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor, yang menjadi korban penyanderaan perompak Somalia, dilaporkan berangsur membaik setelah menjalani perawatan medis lanjutan di RS Bhayangkara TK I Polri.
Pada Rabu (14/10/2026) pukul 11.00 WIB, korban kembali menjalani operasi untuk menangani trauma akibat luka tembak di kaki kanan. Prosedur tersebut melibatkan tim dokter spesialis ortopedi dan bedah plastik guna mendukung proses pemulihan korban.
Upaya penanganan medis ini turut mendapat dukungan dari Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, S.H., S.I.K., M.Si., yang sebelumnya mendatangi langsung kediaman korban di Kecamatan Tenjo.
Dalam kunjungan tersebut, Kapolres Bogor memberikan santunan serta dukungan moril kepada korban dan keluarganya. Ia juga memfasilitasi rujukan ke RS Bhayangkara TK I Polri agar korban memperoleh penanganan medis yang sesuai dengan kebutuhannya.
Kepedulian tersebut mendapat apresiasi dari pihak keluarga. Mereka menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Kapolres Bogor beserta jajarannya atas perhatian serta bantuan yang diberikan selama korban menjalani proses pengobatan.
Kabar membaiknya kondisi korban menjadi harapan baru bagi keluarga setelah menghadapi situasi sulit akibat insiden penyanderaan tersebut. Meski demikian, korban masih memerlukan perawatan dan pemantauan medis hingga proses pemulihan berjalan optimal.
Perhatian yang diberikan jajaran Polres Bogor ini mencerminkan upaya pelayanan yang mengedepankan sisi kemanusiaan. Kehadiran kepolisian tidak hanya berkaitan dengan pemeliharaan keamanan dan ketertiban, tetapi juga dapat diwujudkan melalui dukungan kepada masyarakat yang tengah menghadapi musibah.
Polres Bogor menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat, termasuk melalui bantuan bagi warga yang membutuhkan.
Dengan penanganan medis yang berkelanjutan serta dukungan keluarga dan berbagai pihak, proses pemulihan korban diharapkan terus menunjukkan perkembangan positif hingga nantinya dapat kembali beraktivitas bersama keluarga.
