HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Ratusan Pengurus RT/RW Gelar Aksi Unjuk Rasa, Desak Wali Kota Sukabumi Tunaikan Janji Politik


SUKABUMI
– Ratusan pengurus Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) yang tergabung dalam Aksi Bela Warga serta Forum Komunikasi Pengurus RT-RW menggelar aksi unjuk rasa di Balai Kota dan Gedung DPRD Kota Sukabumi, Selasa (2/6/2026). Aksi ini dilakukan sebagai bentuk desakan kepada Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, agar segera merealisasikan berbagai janji politik yang disampaikan pada masa kampanye Pilkada lalu.

​Massa aksi menuntut adanya kepastian dan realisasi nyata atas komitmen politik pemerintah daerah kepada masyarakat. Salah satu poin utama yang menjadi sorotan adalah keberlangsungan Program Pemberdayaan RT dan RW (P2RW), yang dinilai memberikan manfaat signifikan bagi masyarakat di tingkat bawah. Selain itu, peserta aksi juga menuntut realisasi janji bantuan sebesar Rp10 juta untuk setiap RT.

​"Masyarakat tidak menginginkan sekadar wacana, melainkan realisasi nyata dari komitmen yang pernah disampaikan kepada publik," tegas perwakilan peserta aksi dalam orasinya.

​Menanggapi aspirasi tersebut, Ketua DPRD Kota Sukabumi, Wawan Juanda, menyatakan bahwa seluruh tuntutan massa telah diterima dan dicatat oleh pihak legislatif. Wawan menegaskan bahwa persoalan P2RW menjadi perhatian utama yang akan diperjuangkan dalam pembahasan anggaran daerah.

​"Meskipun kondisi fiskal Kota Sukabumi saat ini sedang menghadapi tantangan, program P2RW tidak boleh dihapus. Saya berkomitmen untuk tidak menandatangani APBD apabila program tersebut tidak masuk dalam alokasi anggaran pemerintah daerah," ujar Wawan.

​Selain menuntut kelanjutan P2RW dan realisasi bantuan dana, massa juga mendesak Pemerintah Kota Sukabumi untuk melakukan evaluasi terhadap kebijakan yang dinilai tidak sejalan dengan kebutuhan warga. Mereka berharap pemerintah lebih fokus pada program yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat serta melakukan perbaikan dalam tata kelola pemerintahan.

​Aksi yang berlangsung tertib di bawah pengawalan aparat keamanan ini diharapkan dapat mendorong Pemerintah Kota Sukabumi dan DPRD untuk segera mengambil langkah konkret. Para peserta aksi berharap respons cepat dari pemerintah dapat memulihkan serta menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.

Posting Komentar