Ricuh Saat Demo di Cigudeg, Kantor Kecamatan Rusak hingga Bupati Bogor Turun Tangan

Demo Warga Tiga Kecamatan di Cigudeg Ricuh, Kantor Kecamatan Rusak Parah
BOGOR | Ribuan warga yang terdampak kebijakan penutupan tambang menggelar aksi unjuk rasa di halaman Kantor Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Senin, 12 Januari 2026. Aksi tersebut diikuti massa dari tiga kecamatan, yakni Cigudeg, Rumpin, dan Parungpanjang.
Peserta aksi berasal dari berbagai desa di Kecamatan Cigudeg, antara lain Desa Tegalega, Batujajar, Rengasjajar, Bangunjaya, dan Argapura. Selain itu, demonstran juga datang dari Kecamatan Rumpin, meliputi Desa Cipinang, Sukasari, dan Rumpin, serta dari Kecamatan Parungpanjang seperti Desa Gorowong, Parungpanjang, dan Lumpang.
Pada awalnya, demonstrasi berlangsung tertib. Namun situasi kemudian memanas dan berujung ricuh. Massa melempari Kantor Kecamatan Cigudeg dengan batu hingga menyebabkan kaca aula kantor pecah. Kericuhan dipicu kekecewaan warga terhadap pernyataan Camat Cigudeg, Ade Zulfahmi, yang menyebut dirinya “bukan orang pergerakan” saat memberikan tanggapan di hadapan demonstran. Ucapan tersebut memicu kemarahan massa hingga terjadi tindakan anarkis.
Dampak kericuhan tersebut menyebabkan arus lalu lintas di jalan nasional depan Kantor Kecamatan Cigudeg lumpuh total. Massa membakar ban, memasang portal, serta menghentikan kendaraan bertonase besar seperti truk tronton yang melintas. Dalam orasinya, perwakilan massa Ahmad Gojali mendesak pemerintah daerah dan pemerintah provinsi agar segera merespons dan menindaklanjuti aspirasi warga yang terdampak penutupan tambang.
Ia juga secara tegas meminta Bupati, Wakil Bupati, dan Ketua DPRD Kabupaten Bogor untuk segera turun tangan dan mendengarkan tuntutan masyarakat. Selain itu, massa mendesak Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, agar hadir langsung serta memberikan kepastian terkait masa depan ekonomi dan kelangsungan hidup warga. Menjelang sore hari, aparat keamanan mulai melakukan pengamanan. Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto bersama Dandim 0621 Kabupaten Bogor Letkol Inf. Henggar Tri Wahono tiba di lokasi sekitar pukul 15.20 WIB untuk menstabilkan situasi dan mengurai kemacetan di jalur nasional.
Tak lama berselang, sekitar pukul 16.00 WIB, Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama Wakil Bupati Ade Ruhendi (Jaro Ade) tiba di Kantor Kecamatan Cigudeg. Keduanya langsung menggelar audiensi dengan enam perwakilan warga dari Kecamatan Cigudeg, Rumpin, dan Parungpanjang di aula kantor kecamatan. Di hadapan massa, Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak tinggal diam dalam merespons tuntutan warga, terutama terkait bantuan sosial dan keberlanjutan aktivitas pertambangan.