Ratusan Sopir Angkot Protes Kebijakan Batas Usia Kendaraan di Bogor
![]() |
| Penolakan Penghapusan Angkot, Pengemudi Datangi Balai Kota Bogor |
BOGOR|Sejumlah pengemudi angkutan kota (angkot) menggelar aksi unjuk rasa di Balai Kota Bogor, Jawa Barat. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk penolakan terhadap kebijakan penghapusan angkot berdasarkan batas usia kendaraan.
Koordinator aksi, Ganda, menyampaikan bahwa para sopir meminta agar kebijakan penghapusan angkot tua dibatalkan. Menurutnya, jika kebijakan tersebut tetap diberlakukan tanpa solusi yang jelas, hal itu akan berdampak langsung pada kehidupan keluarga para sopir. Ia menegaskan bahwa apabila pemerintah ingin menghapus angkot, maka harus disertai dengan penyediaan lapangan pekerjaan yang layak bagi para pengemudi.
Dalam aksi tersebut, angkot dari berbagai trayek turut berdatangan ke Balai Kota Bogor. Para demonstran menggunakan mobil komando dan menyampaikan orasi di depan gedung Balai Kota.
Ganda juga menjelaskan bahwa tidak semua sopir angkot dapat dialihkan menjadi pengemudi BisKita karena jumlah armada BisKita sangat terbatas. Sementara itu, jumlah sopir angkot mencapai ratusan bahkan ribuan orang, sehingga tidak mungkin seluruhnya dapat ditampung.
Massa aksi terlihat memenuhi halaman Balai Kota Bogor, dengan sejumlah angkot diparkir di dalam area gedung dan sebagian lainnya berada di tepi jalan. Meski demikian, kondisi lalu lintas di sekitar lingkar Kebun Raya Bogor terpantau tetap ramai dan lancar tanpa hambatan berarti.
Aksi tersebut mendapat pengawalan dari aparat gabungan. Tidak ada pengalihan arus lalu lintas yang diterapkan selama demonstrasi berlangsung.
Dalam tuntutannya, Ganda meminta agar batas usia operasional angkot diperpanjang hingga tahun 2030. Selain itu, ia juga mendesak agar program peremajaan angkot serta kebijakan reduksi armada dibuka kembali. (**)
