HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Tudingan Polisi Suap Wartawan Dipastikan Tidak Benar


SUKABUMI
  | Menanggapi kabar yang beredar mengenai dugaan suap oleh oknum anggota Polsek Cibadak berinisial Ltf, Baron menegaskan bahwa pemberitaan tersebut tidak benar atau hoaks.


Baron menjelaskan bahwa dana yang ditransfer oleh oknum polisi bernama Lutfi kepadanya hanyalah bentuk ucapan terima kasih. Hal itu diberikan setelah ia membantu meluruskan kesalahpahaman dan tuduhan yang sebelumnya disampaikan oleh Rahmat Jul, yang disebut sebagai salah satu pengedar obat tramadol. Ia juga menegaskan bahwa dana tersebut bukan bertujuan untuk menghapus atau menurunkan pemberitaan. Pernyataan ini disampaikan Baron kepada sejumlah wartawan saat acara halal bihalal pada Minggu (29/03/2026).


Menurutnya, framing yang dibangun oleh sejumlah media terkait dugaan suap tersebut tidak berdasar dan cenderung merupakan fitnah. Ia menduga pemberitaan tersebut sengaja dibuat untuk menjatuhkan oknum polisi berinisial Ltf sekaligus mencemarkan nama baik rekan sesama wartawan.


Saat dimintai keterangan melalui telepon seluler, Ltf menyatakan bahwa pemberian uang kepada Baron merupakan bentuk apresiasi karena telah membantu meluruskan pemberitaan yang sebelumnya dianggap menyudutkan aparat penegak hukum (APH), yang dipicu oleh informasi dari Rahmat Jul beberapa waktu lalu.


Sementara itu, Baron juga membantah tuduhan bahwa dirinya menerima uang jutaan rupiah untuk menurunkan berita. Ia menilai isu tersebut sebagai berita bohong yang kemungkinan dipicu oleh kecemburuan sosial di kalangan wartawan, sehingga terus menjadi perbincangan.


Lebih lanjut, Baron mengingatkan bahwa wartawan seharusnya menjalankan tugas sesuai dengan Pasal 3 Undang-Undang Kode Etik Jurnalistik, yakni dengan menguji dan memverifikasi kebenaran informasi sebelum dipublikasikan, serta tidak langsung mempercayai informasi yang belum jelas kebenarannya.


Ia juga berharap agar pemberitaan yang dibuat tidak bersifat tendensius atau memihak, sehingga tidak merugikan pihak mana pun. Baron pun meminta agar pemberitaan yang menyudutkan oknum Ltf tidak kembali muncul, terutama jika hanya bertujuan untuk kepentingan pribadi atau kelompok.

Posting Komentar