HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Polresta Bogor Kota Launching Aplikasi SKCK Goes To School

Bogor|Fokusupdate.com- Polresta Bogor Kota launching aplikasi SKCK Goes to School, untuk para pelajar dan remaja yang berdomisili di wilayah Kota Bogor. Hal ini digagas oleh Kapolresta Bogor Kota sendiri, yang bertujuan agar kenakalan remaja dapat dikendalikan, karena maraknya tingkat tawuran yang terjadi di Kota Bogor cukup tinggi.

Maka itu Kapolresta Bogor Kota menggagas aplikasi SKCK Goes to School, agar dapat lebih menyikapi kenakalan remaja di wilayah Kota Bogor.

"Sampai saat ini sudah terdapat 700 siswa yang mendaftar dan sudah terdaftar online, jadi saya sampaikan, bahwa ini berawal dari fenomena banyaknya kenakalan remaja belakangan ini, seperti tawuran yang melibatkan siswa sekolah. Dan bila kita hanya menangkap dan menahan saja, hanya akan memenuhi penjara saja dong," kata Kombes Bismo Teguh Prakoso, Kapolresta Bogor Kota di Mall BTM saat launching aplikasi SKCK Goes to School, Jumat (16/05/24).

"Maka untuk mengupayakan agar mengurangi kenakalan itu seperti apa, dan terpikir untuk meluncurkan aplikasi SKCK Goes to School ini. Yang bertujuan untuk mengurangi kenakalan remaja itu, sekaligus dapat membina mereka juga," imbuhnya.

Bismo menerangkan, bahwa SKCK ini berguna untuk anak yang akan mencari kerja ataupun meneruskan kuliah, sebelumnya SKCK ini dikenal dengan sebutan Surat Berkelakuan Baik.

"Apa itu SKCK, kalau dulu dikenal dengan sebutan Surat Berkelakuan Baik dan akan dipakai bila ingin melamar kerja. Maka kita upayakan agar di Kota Bogor ini para pelajar sudah dapat memiliki itu," terangnya.

"Apalagi kita menyongsong generasi Emas 2045, dan sudah terdapat 500 siswa binaan kita saat ini dari pendaftar 700 siswa yang telah mendaftar di aplikasi ini. Dan banyak ide-ide kreatif dari anak-anak tersebut yang dapat mengharumkan Kota Bogor ini," sambungnya.

Dia menambahkan, bila Polresta Bogor Kota akan lebih mendengarkan keinginan adik-adik pelajar itu, sekaligus mengarahkan untuk dapat berkarya di tengah masyarakat 

"Dengan begitu kita dapat mengetahui keinginan adik-adik kita seperti apa, jadi kita mengetahui mereka secara pribadi dan misinya masing-masing. Dan sudah ada hasil karya dari adik-adik, seperti kaos dan lainnya," jelasnya.

"Saya yakin dari Dinas UMKM, Disnaker dan lainnya juga akan adanya remaja tanggap bencana. Dan dari 500 anak yang sudah menjadi binaan kita, akan kita berdayakan menjadi tim konseling di sekolah masing-masing. Ini akan menjadi pengisi ruang untuk mereka menghadapi kenakalan remaja," tuturnya.

Kapolresta menjelaskan, bila isi dari aplikasi tersebut merupakan data diri yang dilengkapi prestasi yang telah dicapainya.

"Isi dari aplikasi ini akan ditampilkan prestasi yang telah dicapai, seperti pembuatan kaos akan kita tampilkan di foto galerinya. Dan akan kita tampilkan juga yang kemarin juara muaythai dan juara judo piala Kapolri di galerinya masing-masing," paparnya.

"Jadi kita akan mapping anak-anak itu satu per satu, dan nanti kita juga libatkan TNI dan kasi terkait. Sehingga mereka mengetahui pembekalan-pembekalan dasar dan kreativitas keinginannya," tandasnya.
Posting Komentar