HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Kunjungi Desa Petir, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Takziah dan Berikan Bantuan Infrastruktur


BOGOR
– Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang akrab disapa KDM, melakukan kunjungan kerja ke Desa Petir, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, pada Jumat (08/05/2026). Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka bertakziah sekaligus meninjau sejumlah infrastruktur yang terdampak bencana di wilayah tersebut.

​Setibanya di lokasi, Gubernur Jabar langsung menuju rumah duka keluarga almarhum Abah Bidong bin Uca, anggota Linmas Desa Petir yang meninggal dunia akibat musibah tanah longsor di Kampung Cibeureum Jiung. Dalam kunjungannya, KDM didampingi oleh Camat Dramaga Atep S. Sumaryo, Danramil Ciomas, Kepala Desa Petir H. Sukardi, Kepala Desa Cihideung Udik H. Denny, serta jajaran Babinsa dan Bhabinkamtibmas.

​Kepala Desa Petir, H. Sukardi, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya atas kepedulian yang ditunjukkan oleh orang nomor satu di Jawa Barat tersebut kepada warganya.

​“Alhamdulillah, Pak KDM selain menyampaikan duka mendalam juga memberikan santunan kematian untuk keluarga almarhum Abah Bidong,” ujar Sukardi saat mendampingi kunjungan tersebut.


Bantuan Rp200 Juta untuk Jembatan Rawayan

​Selain agenda takziah, KDM menyempatkan diri meninjau kondisi Jembatan Rawayan di Kampung Malingping Lebak Nangka. Jembatan yang menjadi akses vital masyarakat tersebut mengalami kerusakan cukup parah. Merespons kondisi tersebut, Gubernur menjanjikan bantuan dana sebesar Rp200 juta untuk pembangunan kembali jembatan dengan bentang sepanjang 15 meter itu.

​Tak hanya jembatan, KDM juga memberikan sejumlah catatan penting bagi pemerintah desa setempat mengenai pemeliharaan infrastruktur. Ia menekankan pentingnya pembersihan drainase di jalur utama desa dan meminta agar jalan menuju rumah almarhum Abah Bidong yang rusak segera diperbaiki.

Respons Pemerintah Desa Terkait Infrastruktur

​Menanggapi arahan Gubernur, Pemerintah Desa Petir memastikan bahwa perbaikan jalan rusak yang dimaksud akan segera direalisasikan melalui Bantuan Keuangan (Bankeu) Infrastruktur dari APBD Kabupaten Bogor Tahun Anggaran 2026.

​“Jalan rusak tersebut akan segera kami bangun menggunakan anggaran bantuan keuangan infrastruktur dari APBD Kabupaten Bogor tahun 2026,” tegas Sukardi.

​Dalam kesempatan yang sama, pihak desa juga melaporkan kondisi rawan bencana di wilayah Cinekol yang telah mengalami longsor sebanyak tiga kali. Tebing setinggi 40 meter dengan lebar 30 meter tersebut dilaporkan mengancam akses Jalan Kabupaten ruas Petir–Babakan Gadog. Penanganan serius diharapkan dapat segera dilakukan guna mencegah jatuhnya korban jiwa di masa mendatang.

Editor: Tim Redaksi Fokus Update

Laporan: Kontributor Bogor

Posting Komentar